Negara Super Power


Adalah objek kata yang memggambarkan suatu negara yang memiliki kekuatan super diatas negara-negara lain.Super Power atau Adidaya sering kali dikaitkan dengan negara yang berjulukan Negeri Paman Sam alias Amerika.Kenapa begitu?Silahkan dipikir-pikir sendiri!.Uppsss…..bercanda bro,jangan dimasukkan ke dalam dengkul.
Sebelum tahu penjelasannya baiknya kita pahami dulu makna dari kata Adidaya.Terminologi Adidaya dapat dilihat dari dua sudut pandang,Teologis dan Sosiopolitik.Adidaya berdasarkan Teologi berarti hanya ada satu kekuatan dialam semesta tidak lain adalah Tuhan,dengan catatan bahwa kita bukan Komunis,betul?.Sedangkan Adidaya berdasarkan Sosiopolitik berarti pengakuan secara sosial dan politik kekuatan dan kebesaran satu negara atau komunitas.Istilah ini terlampau berlebihan namun sudah terkenal dimasyarakat.Faktanya tidak ada negara yang tidak tergantung terhadap negara lain termasuk Amerika.
Pemahaman yang terlalu berlebihan melahirkan dampak yang tidak baik bagi negara-negara lain diantaranya memberi kesan menciutkan nyali dan bertekuk lutut atas negara yang dianggap adikuasa tersebut,meskipun ada sebagian yang berani menentang seperti Irak,Iran,Korea Utara dll.Yang menjadi pertanyaan mengapa Amerika erat dikaitkan dengan image Adidaya?Konon asal usulnya berasal dari bangsa Yahudi.Simbol Yahudi yang ditulis oleh Novus Ordo Seclorum yang berarti “the new world order” atau Tata Dunia Baru.Intinya Amerika dijadikan negara adidaya yang berhak melakukan apa saja demi melaksanakan kepentingan Yahudi.
Dengan demikian,pengakukan kita sama artinya dengan kita mendukung keinginan Yahudi melalui Amerika untuk melakukan apa saja terhadap negara-negara didunia demi kepentingan Yahudi.Sedangkan kita sendiri tahu pergerakan Yahudi yang ingin membumihanguskan dunia muslim seperti Pakistan,Afghanistan,Iran,dll.Bahkan Yahudi dlm Alquran juga disebut sebagai kekuatan yang tidak akan ridho sebelum kita mengikuti millahnya (QS.Al-baqarah:120).
Lalu betulkah Amerika itu Adidaya?Secara Teologis maupun sosiopolitis tidak demikian.Amerika hanya menempati negara kuat dan kuasa,bukan adidaya atau super power.Buktinya,ketika Amerika dilanda badai Katerina saja sudah bingung dan hampir lumpuh apalagi melawan Iran dan Korea Utara yang siap tempur.
Dalam era Globalisasi ini kita telah menciutkan nyali dunia dengan pengakuan ini.Kita semestinya menghilangkan pengakuan ini karena tidak pernah terbukti baik secara De facto maupun De jure.Faktanya,Amerika dalam politik ekonomi dan pertahanan juga membutuhkan ketergantungan pada negara-negara lain.
Ketika berperang melawan Irak,Amerika harus meminta bantuan negara sekutu (sepuluh negara).Belum lagi ketakutannya yang berlebihan terhadap negara-negara yang dianggap memproduksi Nuklir untuk senjata pembunuh massal,seperti Iran dan Korea Utara.Ketakutan ini mencerminkan ketidakberdayaan Amerika terhadap negara-negara lain didunia.
Jadi marilah kita letakkan kata Adidaya pada tempat yang benar yaitu kepada Tuhan sang pencipta alam semesta.Ini penting untuk menumbuhkan semangat membangun negara tanpa harus takut kepada negara-negara lain.Wassalam.

About these ads